juni cikini Semen Padang tahan imbang 10 pemain PSIM Yogyakarta
Padang (ANTARA) - Kesebelasan Semen Padang FC menahan imbang PSIM Yogyakarta dengan skor akhir 0-0 dalam lanjutan BRI Super League pekan Ke-24 yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim,juni cikini Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu malam.
"Permainan berakhir 0-0 dan ini hasil yang tidak kita inginkan karena kita banyak sekali punya peluang," kata pelatih Semen Padang FC Dejan Antonic usai laga.
Dejan mengaku kecewa banyaknya peluang emas yang didapatkan anak asuhnya namun tidak satu pun yang berhasil membuahkan gol. Di babak kedua, pelatih berkebangsaan Serbia tersebut mengganti strategi namun langkah itu juga tidak memberikan hasil positif.
Pada awal-awal babak pertama Semen Padang FC mendapatkan beberapa kali peluang emas namun tidak berhasil dikonversi menjadi gol. Peluang pertama lahir di menit keempat lewat tendangan bebas yang dilepaskan oleh Angelo Meneses.
Sepakan kaki kanan pemain belakang Kabau Sirah tersebut melambung tipis di atas mistar gawang PSIM Yogyakarta yang dikawal oleh Cahya Supriadi. Tak berselang lama, anak asuh Dejan Antonic kembali mendapatkan kans mencetak gol lewat aksi solo Kasim Botan.
Baca juga: PSIM waspadai motivasi tinggi Semen Padang
Baca juga: PSIM tak khawatir Ze Valente absen hadapi Semen Padang
Pemain bernomor punggung 22 tersebut berhasil lepas dari jebakan offside sebelum melepaskan tendangan yang meluncur deras di sisi kanan gawang PSIM Yogyakarta. Beberapa menit kemudian, tim tuan rumah kembali mendapatkan sejumlah peluang salah satunya lewat tendangan Firman Juliansyah namun sepakannya masih bisa dihalau barisan pemain belakang tim tamu.
Pada menit Ke-36 petaka datang bagi PSIM Yogyakarta setelah wasit Naufal Adya Fairuski menghukum Fahreza Sudin dengan kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Samuel Simanjuntak. Dalam pertandingan itu, Samuel langsung ditandu tim medis dan dilarikan dengan ambulans untuk mendapatkan penanganan intensif.
Pada babak kedua anak asuh Dejan Antonic bermain lebih tenang dan rapi. Sementara, Laskar Mataram julukan PSIM Yogyakarta lebih banyak menunggu kesempatan dan sesekali melakukan serangan balik ke jantung pertahanan Semen Padang FC.
PSIM Yogyakarta bukan tanpa perlawanan dalam laga tersebut. Satu tendangan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan anak asuh Jacobus Johannes Martinus nyaris berbuah gol. Beruntung bagi Semen Padang FC aksi gemilang Rendy Oscario berhasil menepis bola dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Hingga tambahan waktu empat menit di penghujung babak kedua, kedua tim sama-sama tidak mampu menjebloskan si kulit bundar. Dengan hasil itu Semen Padang kini masih tertahan di zona degradasi, atau menempati urutan Ke-16 hasil dari 24 pertandingan BRI Super League musim 2025-2026. Sementara, PSIM Yogyakarta berada di urutan kedelapan.
Baca juga: Persebaya Surabaya imbang lawan Persib Bandung 2-2
Baca juga: Persita curi tiga poin penuh dari markas PSM Makassar
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
-
Persija tertahan di JIS, Mauricio sesalkan kurangnya kontrol permainanPersebaya tampil tanpa beban hadapi juara bertahan PersibPelatih Borneo menilai Rivaldo Pakpahan layak masuk timnas IndonesiaIran klaim gelombang serangan kePenjualan tiket FIFA Series 2026 dibuka, mulai Rp150 ribuSkuad Garuda untuk FIFA Series tunjukkan sikap realistis pelatihPelatih Arema evaluasi performa pemain usai ditumbangkan Bali UnitedBojan Hodak tegaskan persaingan meraih juara akan sengit hingga akhirRizky Ridho sayangkan Persija kembali buang poin di kandangGustavo Franca: Malut United siap raih tiga poin hadapi PSM Makassar
下一篇:Menkeu belum berencana naikkan harga BBM subsidi imbas harga minyak
- ·Skuad Garuda untuk FIFA Series tunjukkan sikap realistis pelatih
- ·Alasan Hector Souto bawa skuad berbeda di Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- ·Pelatih PSIM puji semangat juang timnya saat hadapi Semen Padang
- ·Persebaya Surabaya berambisi hentikan rekor buruk di Segiri
- ·Persik petik poin penuh di kandang setelah bekuk PSBS 2
- ·Bhayangkara FC petik empat kemenangan beruntun
- ·Penjualan tiket FIFA Series 2026 dibuka, mulai Rp150 ribu
- ·Indonesia menghuni Grup A di Piala AFF U17 2026 bersama Vietnam
- ·Nova Arianto panggil 28 pemain untuk ikuti TC timnas U
- ·Persita curi tiga poin penuh dari markas PSM Makassar
- ·Tiga pemain diaspora diundang ikuti seleksi timnas Indonesia U17
- ·Persita perpanjang penderitaan Madura United dengan kemenangan 4
- ·Garnacho: Laga kontra Wrexham salah satu yang tersulit bagi Chelsea
- ·Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- ·Persija tertahan di JIS, Mauricio sesalkan kurangnya kontrol permainan
- ·Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan
- ·TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
- ·Milo sebut Persis butuh satu permainan terbaik untuk menang
- ·PSSI soroti kasus rasisme dan ingatkan larangan suporter tandang
- ·Persebaya Surabaya imbang lawan Persib Bandung 2
- ·Pelatih Bali United: Kemenangan atas Arema angkat percaya diri pemain
- ·TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
- ·Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
- ·Lawan PSBS Biak, debut Imran Nahumarury bersama Semen Padang
- ·Suporter PSM dilarang hadir saat Malut United vs PSM Makassar
- ·PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasi
- ·Absen lawan Borneo, pelatih ungkap Mauro Zijlstra alami cedera paha
- ·41 pemain dipanggil untuk skuad sementara hadapi FIFA Series 2026
- ·Jordy Wehrmann ingin Madura United segera putus tren negatif
- ·Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- ·Persis Solo jaga asa bertahan setelah kalahkan Persik 2
- ·PSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026
- ·Persijap vs Persis berakhir imbang tanpa gol
- ·Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di Timteng
- ·Menkeu belum berencana naikkan harga BBM subsidi imbas harga minyak
- ·Beckham Putra doakan Febri Hariyadi segera pulih dari cedera
